Kopi Tribulus-Kopi dahsyat|Rahasia Pria perkasa - mengatasi ejakulasi dini agar kuat tahan lama

Maca-rahasia keperkasaan Suku Inca

Sejak lebih dari 2000 tahun yang lalu, Maca telah digunakan oleh suku Inca untuk kekuatan stamina dan daya tahan tubuh. Mereka menemukan betapa dahsyatnya tumbuhan ini, sehingga hanya keluarga bangsawan saja yang boleh memanfaatkannya. Ketika bangsa Spanyol datang menaklukkan suku Inca. Mereka menyadari betapa besar nilai tanaman ini, dan mengekspornya ke Spanyol.

Sejak saat itu, Maca dipergunakan sebagai penambah tenaga dan nutrisi bagi kaum bangsawan Spanyol. Namun demikian, kegunaan khusus dari Maca tetap tersembunyi, menjadi sebuah rahasia khusus yang disimpan erat-erat oleh sebagian kecil kalangan masyarakat Peru. Hingga saat ini, Maca masih diperdagangkan sebagai tumbuhan obat dan penambah stamina di seluruh wilayah Peru.

Pada tahun 1960-an, dan kemudian tahun 1980-an, para peneliti Jerman dan Amerika Utara yang melakukan serangkaian penelitian mengenai tumbuhan di Peru tertarik untuk meneliti nutrisi yang terkandung dalam Maca, tumbuhan yang mereka juluki sebagai ‘Tanaman Yang Hilang Dari Andes’. Buku yang kemudian diterbitkan dengan judul the lost crops of the Andes akhirnya memperkenalkan kedahsyatan Maca kepada dunia.

HERBA YANG HILANG

Maca dipercaya telah dikenal orang sejak 4000 tahun sebelum Masehi. Namun pembudidayaan Maca kemungkinan baru dilakukan antara 1200 dan 100 tahun sebelum Masehi oleh Pumpush, kaum prajurit Indian ganas yang bermigrasi dari hutan ke arah pegunungan Andes. Penanaman secara masal dilakukan oleh suku Yaro yang tiba di daerah tersebut antara tahun 1100 dan 1470 M untuk keperluan fertilitas dan aprodisiak. Ketika daerah ini ditaklukkan oleh suku Inca, mereka mengirimkan tanaman ini dalam jumlah banyak ke Cusco, pusat pemerintahan mereka saat itu, sebagai persembahan bagi penguasa yang baru.

Selama ribuan tahun, Maca ditanam pada ketinggian lebih dari 14.000 kaki sebagai tanaman pangan dan suplemen obat-obatan yang sangat penting bagi kalangan penduduk tertentu di dataran tinggi Peru. Hidup di ketinggian seperti itu membuat mereka nyaris mandul. Namun khasiat Maca berhasil mempertahankan fertilitas dan menambah kemampuan aprodisiak mereka. Sekalipun tanaman langka ini telah ditanam dan dipergunakan selama ribuan tahun, namun karena pengetahuan ini hanya dimiliki kalangan tertentu, selama beberapa waktu Maca dianggap sebagai tanaman yang telah punah.

Dunia kini telah berubah. Tanaman yang dianggap hilang itu kini telah dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di dunia. Berkat teknologi pertanian yang semakin maju, Maca kini telah dapat dikonsumsi oleh semua kalangan, dari mulai atlit hingga orang tua, untuk memberikan energi, meningkatkan stamina dan membantu pemulihan diri dari depresi, ketergantungan obat-obatan, trauma, dan berbagai penyakit.

One Response to “Sejarah Maca: The Lost Herb”

Leave a Reply

Keterangan lebih lanjut hubungi :

Agung Setiady

Jl. Pontianak B-1 No.11 - Cirebon

email : admin@kopidahsyat.com

Telp. 0231 - 33 11 10 9

Hp. 0819 311 45027

Search
Categories


Visitor :

wordpress analytics



Kontak Agung Setiady :



Kontak Admin :









Who links to my website?